Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juli 2012

Banyak PR Berbahaya Bagi Anak



Sudah  sekolahnya pagi sampai sore, pulang masih diberi PR.  Setujukah Anda? Bagaimana dampaknya bagi anak? Ikuti ulasan singkat berikut ini.
Meskipun PR (Pekerjaan Rumah) bertujuan membantu anak untuk lebih memahami pelajaran, terlalu banyak PR berdampak negatif bagi perkembangan anak. 
Mengapa? Banyaknya PR dari sekolah membuat anak kehilangan waktunya menjadi anak-anak karena terlalu sibuk. PR pada umumnya berupa tugas tertulis membuat anak mendapat PR sebagai rutinitas membosankan, belajar menjadi momok baginya.
Apalagi jika sebagian besar waktunya di rumah habis untuk mengerjakan PR, anak tidak mendapati waktu cukup untuk berkomunikasi dengan orang tua. 

Sabtu, 23 Juni 2012

Menyiapkan Anak Untuk Bisa Membaca dan Menulis



Anda ingin anak anda gemar membaca? Bisa menulis? Bagaimana menyiapakan itu semua, simak tulisan singkat berikut ini.

Sah-sah saja, sih, usaha orangtua untuk memberikan yang terbaik bagi anak. Namun, sebelum belajar baca tulis, ada persiapan yang harus dilewati dulu agar anak lebih termotivasi untuk belajar.

Jumat, 22 Juni 2012

Ketika Rapor Anak Anda Tidak Memuaskan


Sudah terima rapor anak anda? Bagaimana hasilnya? Yang nilainya bagus, selamat buat anda dan anak anda.  Tapi bagaimana kalau nilainya kurang memuaskan? Orangtua memang kerap kali tidak siap menghadapi kegagalan anak, salah satunya ketika rapor anak merah. Bagaimana sebaiknya sikap Anda?

Meski kesal, sebaiknya Anda berhati-hati dengan sikap maupun ucapan Anda. Kalimat bernada mencela dapat membuat anak memiliki konsep diri negatif dan semakin meyakini bahwa dirinya memang tidak mampu, tidak kompeten, dan tidak pintar.

Padahal, nilai jelek di rapor bukanlah akhir dari segalanya. Daripada memarahinya karena mendapat nilai jelek, coba pertimbangkan saran berikut:

- Alihkan sejenak dari rapornya. Ia pasti juga sedih karena nilainya jelek, jadi jangan malah memojokkan dia, apalagi menghukumnya.

- Ajak anak bicara setelah suasana hatinya terlihat lebih baik. Biarkan anak mengemukakan pendapat, mengapa nilai-nilainya bisa jelek, dan diskusikan cara terbaik untuk memperbaiki nilai-nilainya itu.

- Manfaatkan undangan konseling itu untuk memperoleh masukan dari guru demi perbaikan nilai anak, sekaligus gunakan kesempatan untuk meminta bantuan guru agar ikut menumbuhkan konsep diri positif dalam diri anak.

dimodifikasi dari parenting.co.id

Minggu, 03 Juni 2012

Tips Menitipkan Anak Pada Nenek


Meskipun kini banyak fasilitas penitipan anak atau penyedia jasa baby sitter, namun banyak mama yang lebih percaya pada nenek anak Anda atau kerabat yang mengasuh anak. Namun bukan berarti tinggal titip begitu saja kan, Ma?

Simak tip berikut ini agar semua hal menjadi lebih mulus ketika menitipkan anak kepada nenek si kecil atau kerabat.

1. Ada 'bayaran'
Baik dengan uang maupun hadiah kecil. Dengan begitu, Anda akan memiliki power untuk membuat mereka lebih menghargai keinginan Anda. Tentu saja, berikan ‘bayaran’ ini dengan cara yang paling baik sesuai dengan budaya keluarga Anda.